The Propitious knowledge is power">


010110

  1. Posted by jafis in Personal |
  2. January 7th, 2010 |
  3. U comment I follow

Saya mengerti bahwa hidup ini adalah sebuah proses pembelajaran, dimana kita dituntut untuk mengerti tentang nikmat dan kekuasaaan Tuhan. Semua yang terjadi harusnya menuntun kita untuk semakin mengerti akan makna kehidupan.

mencoba memperhatikan apa yang saya ketahui dalam hidup ini, semua mengalami proses yang mengubah bentuk dan fungsinya dari waktu ke waktu. Ini bukan soal tidak ada komitmen, konsisten atau tujuan. Tapi ini tentang semangat untuk pencarian.. menemukan apa yang nanti akan ditetapkan Tuhan dan bagaimana cara menikmati hari-hari selama masih bernafas kehidupan.

010110 ….

saya menyadari titik balik pencapaian proses itu, ini lah garis tengah idealnya perjalan hidupku. Dengan harapan saya diberikan Tuhan umur yang minimal sama dengan yang telah saya lalui ke belakang.

Saya tidak mau menulis massa beberapa tahun ke belakang… ada sedikit insomnia di otak saya atau memang terlalu berat untuk diungkapkan. emmm… terkadang saya berpikir nggak pantas juga ditulis, karena saya mendapatkan gambaran sosok yang bodoh, penakut, angkuh dsb

010120

Harapan saya 10 tahun itu berbahagia dengan seorang pendamping hidup yang bersama melahirkan tunas – tunas kebahagian. Yang setiap paginya kami terbangun bersama mengukir asa dengan penuh senyuman.

010130

Saya ingin berlama-lama duduk di sebuah kursi dengan beberapa lembar bacaan ditangan, secangkir teh dan seseorang yang selalu tersenyum  disamping saya. Sesekali kami menatap keluar jendela menunggu pak pos atau dering telpon untuk mendapatkan berita-berita bahagia dari anak-anak yang telah kami kirim ke antero dunia.

010140

Saya mulai memasuki dunia yang penuh kenangan, bercerita kepada cucu-cucu akan perjalanan hidup. memperlihatkan foto dan membacakan isi blog. Pada masa ini aku ingin melihat seseorang yang mirip sekali dengan tingkah laku masa kecilku, tapi kali ini dia tidak akan kutinggalkan dengan cepat.. sebelum puasnya mengajak dia berjalan di taman, toko buku dan makan malam.

Saya tidak tahu apa yang akan Allah swt berikan ending kehidupan saya, yang jelas pada saat ini aku hanya bisa berharap dan selalu berbisik dalam hati..

“Terima kasih wahai Sang Maha Perkasa, atas nikmat umur dan kesempatan yang Engkau berikan.. Mohon perpanjanglah umur hambamu ini, aku ingin melihat bulir-bulir kebahagian itu bersemai. Amin”

SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Leave a Comment

Name:*

Email:*

Website:

Comment: