The Propitious knowledge is power">


Matahariku

  1. Posted by jafis in Motivasi |
  2. April 20th, 2008 |
  3. U comment I follow

Untuk sahabatku… Matahari

Sa’at aku sadar arti cintamu

yang tak pernah meninggalkan dalam dekapan awan hitam

izinkan aku untuk mencintaimu atas panas yg telah merekah

bukanya aku takut kehilangan dirimu, tapi takut tak menggapaimu

malam ini berharaf cepat gapai cahayamu

ingatkah kawan ketika kita bercengkrama dalam kesepian

melewati ruang gelap yang semakin dalam

yang memaksa kita memendam kepedihan

Kesepian hanya kepingan, yang memaksa kita tak terarah berlarian

Angin malam berembus lirih menyapa..

kucoba merasakan pengorbananmu..

akan tiada kini tawamu tuk hapuskan semua sepi di hati

Ada cerita tentang masa yang indah saat kita bersama

hingga waktu tak terasa berlalu meninggalkan cerita tentang kita

aku telah memiliki..rasakan abadi sekalipun kau mengerti

maafkanku….sekarang cahaya bukanlah sahabat bagiku

mereka pergi angkat kaki jauh dari sini….

sekarang kita sependeritaan

belajar mengenal cinta dan kasih sayang

semoga besok lebih baik dari saat ini…

SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

ivn says:

April 21, 2008 10:29 am

/*pujangga kesepian*/

beruangputih says:

May 7, 2008 3:59 pm

terkadang tidak semua yang kita impikan itu ada…..
matahari yang tidak akan pernah meninggalkan awan hitam, karena awan hitam merupakan belahan jiwa sang mentari….
jangan tinggalkan cahaya dg cahaya kita dapat belajar bagaimana menerangi alam ini, dg cahaya kita dpt belajar memahami arti hidup,cinta dan kasih sayang tanpa cahaya awan hitam tidak akan ada…cinta dan kasih sayang bukan tuk’ dpelajari tapi tuk’ dijalani,
Suatu saat cahayamu akan hadir menemani kesepianmu,asal yakin dan ikhlas :)

JoEy D`JuVe says:

May 9, 2008 3:47 pm

Wew… indah Pict nya… *telp istri ajak jalan*

eko says:

December 25, 2008 7:33 pm

tertutup sudah pintu,pintu hati ku.
yang pernah di buka waktu hanya untuk mu.
kini kau pergi dari hidup ku.
ku harus relakan mu walau aku tak mau.
berjuta warna pelangi di dalam hati.
sejenak luluh bergening menjauh pergi.
tak ada lagi cahaya suci.
semua nada beranjak aku terdiam sepi.
dengarlah matahari ku suara tangisan ku.
ku bersedih karena panah cinta menusuk jantung ku.
ucapkan matahariku puisi tentang hidup ku.
tentang ku yang tak mampu menaklukan waktu.
dengarkan aku matahariku..

Leave a Comment

Name:*

Email:*

Website:

Comment: