The Propitious knowledge is power">


Randatabase

  1. Posted by jafis in Idea & Pemikiran, manajemen |
  2. November 12th, 2009 |
  3. U comment I follow

BRR adalah Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi yang dibentuk Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 16 April 2005. Badan ini bertugas mengkoordinasi proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilaksanakan oleh berbagai pihak, termasuk para donor/LSM pendukung, dengan mengelola dana perbaikan dari APBN sebesar Rp. 21 Triliun. Selain itu! juga mengkoordinasi dana bantuan dari lembaga-lembaga donor, baik dalam maupun luar negeri yang mencapai US$ 3,8 miliar.

BRR Aceh Darussalam – Nias telah memenangkan Government Technology Award – penghargaan untuk teknologi di bidang tata kelola pemerintah melalui aplikasi yang dikembangkannya bernama RANDatabase. Award ini diterima dalam acara FutureGov ke – IV di Hotel Grand Hyatt, Bali pertengahan oktober tahun lalu yang diselenggarakan oleh Alphabet Media ( Lembaga informasi sektor publik internasional ).

Keberhasilan BRR aceh tidak terlepas dari pemanfaatan new wave marketing, dimana mereka menyajikan informasi online yang transfaran dan akuntabel untuk para pemangku kepentingan dan publik.

Aplikasi RANDatabase ditampilkan supaya bisa di akses publik dengan website http://rand.brr.go.id, sehingga para donatur tidak perlu khawatir dana yang disumbangkannya akan dikorupsi. RANDatabase menyediakan informasi Funding Source (negara/organisasi yang menjadi sumber dana), Funding Agency (organisasi penghimpun dana), Implementation Partner (pelaksana kegiatanseperti LSM, swasta, bada PBB atau organisasi lainnya), Key Performance Indicator (output yang akan dihasilkan setiap proyek seperti target rumah, jalan dan puskesmas).

Seluruh data proyek yang di-input oleh donatur atau lembaga pelaksananya dapat dilihat oleh pengguna RANDatabase. Semua organisasi yang telah mendaftarkan proyeknya di RANDatabase mempunyai username dan password untuk mengupdate sendiri proyeknya.

pemanfaatan New Wave Marketing berdampak pada kepercayaan yang sangat tinggi bagi BRR. Semua pihak yang berkepentingan bisa memonitoring dimana saja tanpa keterikatan waktu. Semoga BRR ini tidak untuk propinsi yang habis terkena musibah saja, secara banyak banget proyek pemerintah yang terbengkalai di desa-desa seperti pembangunan perumahan PUSKESMAS, Sekolah dan lain-lain yang perlu dioptimalkan penggunaannya.

Referensi : Majalah SWA

SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

Leave a Comment

Name:*

Email:*

Website:

Comment: