- Posted by jafis in Review Film |
- September 9th, 2009 |
Beberapa hari yang lalu saat ada kesempatan pulang kerja lebih cepat, saya menyempatkan diri menonton film UP di Bioskop 21 palembang. Film animasi 3D hasil kerjasama Walt Disney dengan Pixar Animation Studio itu memberikanku sentuhan fantastic, dimana orang dewasa akan tersentuh akan jalur ceritanya dan anak-anak akan tertawa melihat karakter tokohnya.
Kenapa bisa begitu ? berikut bagian yang menyentuh perasaan orang dewasa.
Seorang lelaki kecil pendiam bernama Carl Fredricksen (Edward Asner) bersahabat dengan seorang perempuan periang Ellie (Elizabeth Docter), mereka dipertemukan oleh sama-sama pengagum tokoh petualang Charles Muntz (Christopher Plummer). Ellie mempunyai sebuah impian membangun rumah disamping “air terjun surga” di Tepui, Amerika Selatan.
Akhirnya ketika beranjak dewasa mereka memutuskan untuk menikah dan mewujudkan impian ellie. Disinilah letak kepiawaian sang sutradara dalam meramu adegan romantis perjalanan keluarga carl. Seperti ketika Carl & ellie yang harus beberapa kali menghancurkan tabungannya untuk keperluan rumah tangga.
Ekspresi cinta antara Carl dan Ellie tergambarkan dengan manis dan mempesona, apalagi ekspresi carl ketika harus kehilangan istri tercintanya. Film ini telah berhasil menyampaikan pesan mengenai arti sebuah pengorbanan, kesetiaan dan pengejaran makna sebuah kebahagiaan yang sempurna.
ini bagian yang membuat penonton anak-anak tertawa…..
Sepeninggal istrinya, Carl menutup diri dan hanya memikirkan bagaimana mewujudkan impian istrinya. Akhirnya ia berhasil menerbangkan rumahnya dengan ratusan balon menuju amerika selatan. Lucunya ! Sutradara memasukan tokoh anak kecil yang lugu dan lucu bernama Russel.. nih fotonya :

Perpaduan karakter tokoh Carl dengan Russel membikin penonton sesekali tertawa dan sesekali sedih.. sebuah perpaduan yang unik. Keren deh pokoknya! Nah untuk cerita petualangannya , lebih baik nonton sendiri ajah yaa.
Eh iya mau spoiler sedikit nih ! secara tidak sengaja Carl membuka kembali album foto perjalanan hidup mereka, ternyata ada halaman tambahan yang ditulis ellie bertuliskan ” hidup bersama carl adalah petualangan hidup ellie yang sebenarnya…” so sweet.
Carl mengubur pemikirannya ! dimana sebelumnya dia berpendapat mewujudkan impian ke “air terjun surga “ adalah kebahagian ellie yang sebenarnya.
Sebuah closing yang sempurna…
- Posted by jafis in Motivasi, Review Film |
- March 10th, 2009 |
Mempunyai seorang ayah yang pemalas dan suka marah, seorang kakak perempuan yang suka seks bebas membuat anak itu begitu prihatin dengan kondisi sang ibu. Profesi sang ibu sebagai penari erotis membuat sang anak juga mendapat cacian dari teman-teman sekolahnya, dia begitu tertekan ! hanya sang ibu dan adik kecil yang begitu dicintainya.
Ketika sang ibu pergi kerja di malam hellowen, sang ayah digorok saat tertidur dikursi malasnya. Kakaknya yang sedang bercintapun tak lupus dari maut, ketika sang ibu dan polisi datang! dia duduk di beranda rumah sambil menggendong adiknya yang bayi.
Penggalan kisah di film Helloween ini betul-betul sudah terjadi di kehidupan sekarang. Kondisi lingkungan keluarga sangat berpengaruh membentuk karakter manusia, anak kecilpun bisa menjadi pembunuh yang membahayakan karena dia belum bisa berpikir secara luas dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Di kondisi ini sang anak berpikir cara melepaskan penderitaan sang ibu? yaitu dengan membunuh orang yang membebaninya.
Tanpa kita sadari dalam kehidupan disaat bersikap kita telah menjadikan orang lain sebagai iblis. Tidak menghargai niat baik orang lain akan menjadikannya tidak perduli, merendahkan orang lain membuat dia menjadi seorang pendendam, dan banyak sekali sikap-sikap kita yang tanpa disadari memicu orang lain menjadi iblis.
Iblis yang paling kejam itu bukan yg ada di neraka, tapi yang bersemayam dalam jiwa manusia di sekeliling kita
Jagalah sikap kita terhadap orang lain! karena lingkungan keluarga dan pergaulan sangat mempengaruhi karakter manusia. Bila telah berusaha semaksimal mungkin, maka Allah swt akan menjagamu..
Kita akan menerima perlakuan sesuai dengan sikap kita.
- Posted by jafis in Review Film |
- February 27th, 2009 |
Film ini dibuka dengan sebuah prolog liputan reporter CNN tentang pembukaan KTT anti teroris di kota Salamanca, Spanyol. Presiden AS Ashton yang membuka acara langsung disambut oleh tembakan, selang beberapa menit kemudian bom meledak di podium. Para crew CNN terpana melihat kejadian itu melalui TV di caravan, apalagi reporter Angie yang meliput langsung tewas ditempat.
lalu Sutradara Pete Travis mengajak penonton melihat apa yang dilakukan oleh orang-orang yang terlibat 23 menit sebelum kejadian. Untuk kemudian merangkainya menuju akhir cerita, berikut orang-orang tersebut :
1. Thomas Barnes ( Pengawal Presiden )
Seorang pengawal kepresidenan yang pernah tertembak, dia dipanggil kembali untuk mengawal presiden Ashton berpasangan dengan agen Kent. Trauma masa lalu membuatnya agak sedikit gugup dan cepat berinteraksi terhadap hal-hal yang aneh.
ketika presiden tertembak dia langsung menyergap seorang yang mendekati presiden. ketika melihat rekaman handycam seorang turis, dia baru sadar kalo ada bom di podium.. byaaarrrr ! setelah bom meledak dia berlari ke caravan CNN untuk melihat semua rekaman, setelah melihat sesuatu yang mencurigakan dia langsung pergi pakai mobil.
2. Enrique ( Polisi Lokal )
Seorang polisi yang disewa walikota, dia memasuki area podium dengan bebas melewati pemeriksaan keamanan karena dia seorang polisi. Kemudian dia memberikan tas kepada kekasihnya Veronica, sempat dia melihat kekasihnya itu bercakap mesra dengan seorang lelaki.
Ketika kejadian penembakan dia mencoba menyelamatkan walikota tapi langsung disergap Thomas Barnes. Byarrr ! dia baru sadar bahwa veronica melemparkan tas yang ternyata isinya BOM. Merasa dimanfaatkan! dia berusaha memburu lelaki yang bersama veronica tadi dengan dikejar oleh pengawal kepresidenan *dikiranya dia yang teroris.
3. Howard Lewis ( Turis Amerika)
seorang turis yang merekam semua peristiwa KTT itu dengan handycamnya. Dia sempat merekam ketika Veronica mengobrol mesra dengan seorang lelaki, kemudian menumpahkan es krim seorang anak kecil, sampai merekam semua hal yang dipandangi/curigai Thomas Barnes.
Byarr ! ketika bom meledak dia melihat Enrique melarikan diri, lalu dia juga ikut mengejar bersama agen kepresidenan. sesampai di bawah jembatan dia melihat Enrique menghentikan sebuah mobil polisi..
Dor..dorr ! Enrique ditembak oleh polisi yang keluar dari mobil
4. Presiden Ashton (Presiden AS)
Ketika dalam perjalanan menuju lokasi pembukaan, staff kepresidenan mendapat kabar bahwa bakal ada penyerangan, lalu dia diganti oleh presiden yang palsu. Presiden Ashton menyaksikan acara pembukaan tu dari Hotel, Byarrrr ! bom meledak, dia bingung memberikan perintah karena dianggap sudah mati, lalu ketika staffnya sibuk memberikan argumentasi bahwa pelakunya adalah teroris dari Maroko, tiba-tiba seseorang masuk menembaki mereka,hanya menyisakan presiden
5. Javier
Lelaki yang bersama Veronica itu bernama Javier, dia diperalat karena adiknya disandera. Teroris Sam mengintruksikannya untuk membunuh Presiden yang asli di Hotel, seorang resepsionis hotel anggota teroris membantunya untuk masuk dan mengambil persenjataan yang sudah disembunyikan di Kulkas. lalu resepsionis itu meledakkan diri di loby
Setelah melumpuhkan semua pengawal dia memberikan masker kepada presiden seolah sakit. Veronica yang berpakaian pekerja medis sudah menunggu di lift, langsung membawa presiden ke dalam mobil ambulance bersama Sam yang jadi sopir, sementara Javier pergi bersama seorang polisi yang ternyata agen kent
6. Sam (pimpinan teroris)
Dia mengendalikan semuanya melalui PDA. Seperti mengelabui Barnes seolah ada yang mengintai di jendela, padahal itu kipas yang dia hidupkan dengan PDA. Penembakan presiden juga dilakukannya dengan meremote senjata melalui PDA-nya.
setelah memerintahkan resepsionis untuk meledakan diri dia langsung menyamar sebagai petugas medis dengan veronica untuk menjemput presiden di hotel.
nahhh… baru film kembali ke Thomas Barnes yang mengejar tersangka setelah melihat rekaman di caravan CNN, ternyata dari rekaman itu dia tahu bahwa agen Kent berkhianat. Terjadilah kejar-kejaran mobil yang seru..
Bagaimana nasib agen Kent? kok Barnes tahu dia berkhianat.
kenapa judulnya saya buat bahwapembunuhan presiden digagalkan anak kecil, yang nangis es krimnya ditabrak turis Howard lewis ?
Di ending cerita semua ditemukan pada sebuah titik jalan dibawah jembatan, bagaimana presidennya bisa selamat?
silahkan tonton ajah..ntar kalo gua jawab, nontonnya nggak asyik lagi..
- Posted by jafis in Review Film |
- February 8th, 2009 |
Film sepuluh ini telah menggerakkan otak dan perasaan jafis untuk terus memaknainya, agak berat untuk menulis review alur cerita filmnya. karena film ini wajib untuk ditonton !dan jafis nggak ingin menjadi spoiler hingga orang-orang nggak asyik lagi untuk menontonnya, makanya saya kasih 10 poin saja dah…silahkan merangkai sendiri dan tonton yaaa
1. menurut pendapatku kualitas gambar “film sepuluh” terbaik sepanjang perfilman Indonesia
2. alur ceritanya bagus.. ada ritme dan keselarasan dari awal sampai akhir, nyaris nggak ada yang melenceng
3. Pesan moral tentang seorang ibu (mantan napi) yang begitu mencintai suami yg telah menjebaknya masuk penjara, tentang kekuatan harapannya dalam mencari sesuatu yg pernah hilang darinya, tentang pengorbananya untuk orang yang dicintainya… Fantastic ! sukses di peragakan Rachel Maryam
4. prolog dan epilog Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Idea & Pemikiran, Review Film |
- January 18th, 2009 |
Salahsatu alasan kenapa jafis sangat suka sekali dengan film kolosal adalah karakter tokoh yang ditonjolkan. Film Jhon Woo ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perfilman hongkong dengan begitu apiknya mengemas sejarah tapi tetap menghibur. Dengan biaya US$80 juta telah berhasil membawa penonton ke suasana tahun 208 sebelum masehi, dari koreografi sampai dialognya pun disentuh nilai-nilai filosofi.
Film ini mengisahkan ambisi besar perdana menteri Cao cao (Zhang Fengyi) yang ingin menyatukan semua daratan china di bawah dinasti Han. Kemudian mulailah dia menyerang kerajaan-kerajaan Xu di bagian barat dan East Wu di bagian selatan. Di Film Red Cliff I Cao cao berhasil menggempur habis-habisan Liu Bei (You Yong) dipaksanya untuk melarikan diri ke utara. Atas diplomasi sang maestro strategi perang Zhu ge Liang kerajaan Wu yang dipimpin oleh Sun Quan dengan menjadikan Jenderal Zhou Yu sebagai Grand Viceroy mau berkoalisi untuk melawan Cao Cao. Film diakhiri dengan kekalahan Cao cao menghadapi strategi perang formasi kura-kura Zhu ge Liang dan 2 ribu kapal menuju Red Cliff untuk menggempur habis Kerajaan WU.
segitu aja yaa ringkasan Red Cliff I ! heh heheheh
Di Red Cliff II menggambarkan puncak perperangan Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Review Film |
- January 9th, 2009 |
Beberapa minggu yang lalu sebuah blog langganan bacaan jafis di hack oleh seseorang dengan nickname “eagle eye”. Selain text linenya tertulis “owners by eagle eye”, di halaman utamanya juga dimunculkan sebuah lambang elang dengan lingkaran hijau dengan background hitam barcode mengelink kesalahsatu situs luar negri. Tapi! jika ini bukan hasil hack dan dibuat sendiri oleh yg punya blog..maka maafkan saya! heheheheheh..
Setelah googling ! ternyata yg muncul film D.J caruso yang berjudul “eagle eye”, karena film ini thriller cyber crime! bisa jadi emang nickname diambil dari nih film, yuukkk !kita review filmnya :
Prolog film menceritakan kesalahan pihak intelejen US yang mengebom permukiman Islam yg dikira teroris. sekelompok orang dikira membuka peti berisi senjata, padahal mereka mengeluarkan mayat yang akan dikuburkan.
Kemudian ketegangan dimulai ketika Jerry Shaw (Shia LaBeouf) melayat ke pemakaman saudara Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Review Film |
- December 29th, 2008 |
Film ini mempunyai karakter tokoh yang Fantastis dan berhasil menyulap penonton untuk terlibat secara emosional. Kreativitas telah menjadikan alur cerita yang sederhana menjadi suatu yang menegangkan dan sangat mengesankan. Bukan hal-hal yang menyeramkan yang dijual! seperti di film-film Horor Indonesia, tapi keunikan akan kreativitas untuk mempengaruhi penonton dalam menangkap pesan yang disampaikan.
Film ini diawali dari kondisi sebuah kota kecil pasca badai. Ketika beberapa orang lagi sibuk belanja di sebuah supermarket, tiba-tiba suara sirene berbunyi dan seluruh kota diselimuti kabut putih. Suasana supermarket tambah menegangkan ketika seseorang membawa berita temannya di bunuh makhluk aneh di dalam kabut.
mulailah !ketakutan karakter manusia akan kematian dimunculkan: dari yang sok jago, yang plin plan, yang besar mulut dan seorang ahli kitab yang tidak berpikir secara rasional. Adalah seorang David seorang seniman yang Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Review Film |
- December 19th, 2008 |
Mohon maaf !bila saya ingin menambahkan sedikit pada judul film ini, tapi yang namanya blogger tuh harus menulis sesuai isi hati. Walau mungkin dengan keterbatasan ilmu ternyata analisa saya salah, tapi! bukankah konsumen berhak mengomentari sesuatu yang sudah dijadikan konsumsi publik.. apalagi bila dia sudah mengeluarkan uang untuk menikmatinya.
Film ini diawali dengan prolog tentang kondisi sosial pesantren yang selama ini tabu untuk di publikasi, seperti: Santri yang merokok, guru ngaji yang Homok, Kyai yang poligami dengan menyalahkan pemahaman yang diajarkan Rosulullah, dan lain sebagainya..
Mungkin judul 3 doa 3 cinta ini ingin menyampaikan 3 doa seorang santri yang tidak bisa terkabul tapi menemukan 3 cinta. SEHARUSNYA !! tapi menurutku alurnya lari-lari dan membosankan
kenapa saya menambahkan 3 kegagalan pada judul diatas?
1.Alur Cerita
Alur ceritanya seperti menterjemahkan novel dari bab ke bab , tidak ada kesan perombakan scripting hingga film itu terlihat berbeda dengan karya tulis. Bayangkan saja bila teknik ini diterapkan untuk film laskar pelangi, Pursuit of Happiness. Whoualla….!
Kok aku merasa tidak bisa menikmati film ini.. datar gitu dehh! …
2. Gambar
Kalo melihat film-film Indonesia terakhir ini, saya berpikir nih film kok Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Review Film |
- November 28th, 2008 |
Dari awal sampai akhir film ini membuat jafis ngakak ngabess. Karakter tokoh pangeran Brutus (Benoît Poelvoorde) dengan Julius Caesar (Alain Delon) sangat menyegarkan. Menurutku banyolannya nggak ada yang garing dan betul-betul menghibur, walau ada trick yang pernah di temui di film lain tapi teteup bikin tertawa. Deskripsi suasana 50 tahun sebelum masehi sangat apik, dilihat dari istana yang megah, hamparan keindahan alam eropa, kostum dan suasana olimpiade.
Saya akan mereview sesuai dengan bahasa penterjemah 21 yang gokil..huhhahaah
Film ini menceritakan tentang perjuangan si pemberani kasmaranix (Stéphane Rousseau) yang ingin mempersunting putri raja Yunani Jahanamus yang bernama Putri Irina (Vanessa Hessler). Putri Irina sudah jatuh cinta dengan kasmaranix sebab puisi-puisinya yg indah di banding rayuan pangeran Brutus yang bikin muntah karena berirama R & B campur opera.
Mereka sepakat siapa yang menang olimpiade itulah yang berhak Read the rest of this entry »
- Posted by jafis in Review Film |
- November 4th, 2008 |
Film Aitaru okawa ini tidak ada trick terbaru, bahkan condong mengikuti film The Grudge dan the eye, di buka dengan prolog yang kurang menggigit cukup membuat saya berpendapat film ini pasti datar-datar saja. Tidak ada yang spesial kecuali kekuatan dari cerita yang disampaikan.
karena itu saya akan mereview ceritanya saja..sebuah pesan moral yang sangat bagus.
Kematian Sayaka yang terjun dari apartment 1303 membuat ayuknya moriko penasaran, apalagi desakan sang ibunda yg depresi karena ditinggal anak kesayangannya. Setelah di selidiki ternyata bukannya adiknya saja yang bunuh diri dari apartment 1303, tapi setiap wanita berumur 21 tahun yang menempati kamar tersebut, pasti berakhir dengan bunuh diri.
setelah membaca Read the rest of this entry »