- Posted in Motivasi |
- July 12, 2010 |

Kita di beri waktu 24 jam dalam sehari. Setiap detik adalah kesempatan untuk menikmati semua hal yang telah Tuhan berikan, dari panca indera, materi dan keindahan alam.
Kesempatan … mungkin ini yang Tuhan ajarkan bila menyangkut waktu. Terlalu mahal kesempatan ini bila kita habiskan untuk hal yang semakin… dan semakin membuat kita tersiksa/kecewa.
Tuhan juga mengajarkan… panca indera adalah sumber kebahagian, menjadi penghibur nomor satu.
- Posted in Idea & Pemikiran |
- April 28, 2010 |

Dua orang penulis buku bisnis terkenal dari Harvard Business School pernah melakukan riset terhadap sekelompok monyet. Mereka adalah Gary Hamel dan C.K Prahald.
Skenario I
4 ekor monyet dengan inisial A, B, C dan D dimasukan di ruang tertutup.Di tengah-tengah ruangan terdapat sebuah tiang yang di ujung atasnya tergantung setandan pisang.Secara naluri, keempat monyet tersebut bergegas naik untuk mengambil pisang tersebut.
Setiap kali monyet- monyet ini berusaha menggapai pisang, mereka di semprot air dingin yang kuat hingga terjatuh ke lantai. Setelah sekian kali mencoba dan selalu dihadiahi kegagalan, akhirnya mereka menyerah dan tidak punya hasrat lagi untuk mengambil pisang. “ini pekerjaan yang sia-sia” keluh Monyet A, B, C dan D.
Eksperimen 1:
Monyet D diganti dengan monyet baru berinisial E. Begitu melihat pisang! monyet E langsung bergegas berusaha mengambilnya. Namun, usahanya langsung dicegah Monyet A, B dan C dengan dibumbui pengalaman kegagalannya.Walaupun berusaha terus memanjat, ketiga monyet itu terus menghalangi dan sampai pada suatu saat sang monyet baru tersebut berhenti untuk mencoba.
Eksperimen 2 :
Monyet C diganti dengan monyet baru berinisial F. Hasilnya juga sama, bahkan monyet E juga ikut-ikutan menghalangi usaha monyet F untuk mengambil pisang.
Eksperimen 3 :
Eksperimn 2 terus dilanjutkan 2x berturut-turut, dengan formasi B diganti G dan A diganti H. Akhirnya tersisalah 4 monyet yang belum pernah kena semprot, tapi pernah dilarang oleh pendahulunya, yaitu Monyet E, F, G dan H
sepanjang karirnya jadi monyet
(lebay mode on), keempat monyet ini tetap tidak berani untuk memanjat dan mengambil pisang, walaupun tidak pernah mengalami semprotan air hingga jatuh ke lantai.
Skenario II
2 ekor monyet dengan inisial A dan B
dimasukan di ruang tertutup.Di tengah-tengah ruangan terdapat sebuah tiang yang di ujung atasnya tergantung setandan pisang.Secara naluri, kedua monyet tersebut bergegas naik untuk mengambil pisang tersebut.
Setiap kali monyet- monyet ini berusaha menggapai pisang, mereka di semprot air dingin yang kuat hingga terjatuh ke lantai. Setelah sekian kali mencoba dan selalu dihadiahi kegagalan, akhirnya mereka menyerah dan tidak punya hasrat lagi untuk mengambil pisang. “ini pekerjaan yang sia-sia” keluh Monyet A dan B.
Eksperimen 1:
Sang Profesor memasukkan Monyet C. Begitu melihat pisang! monyet C langsung bergegas berusaha mengambilnya. Namun, usahanya langsung dicegah Monyet A dan B.Walaupun berusaha terus memanjat, kedua monyet itu terus menghalangi dan sampai pada suatu saat sang monyet baru tersebut berhenti untuk mencoba.
Eksperimen 2:
Sang Profesor mengeluarkan monyet A dan B, dimasukkannya monyet D dan E. Kedua monyet baru ini ingin sekali memanjat tiang itu, tetapi monyet C mencoba menasehati mereka untuk sekali-kali memanjatnya kalau tidak ingin terpeleset dan jatuh. Monyet D mendengar dan mematuhi nasehat tersebut, dia tidak berusaha untuk memanjat.
Tapi, lain halnya dengan monyet E, dia tidak mendengarkan nasihat itu dan mulai mencoba untuk memanjat.Mungkin monyet E berpikir “apa salahnya mencoba dulu”. Karena sang profesor tidak lagi menyemprotkan air ke tiang, akhirnya monyet E berhasil mendapatkan setandan pisang tersebut.
Kesimpulan :
Pemberitaan di TV akhir-akhir ini terus mengikis rasa optimis saya tentang reformasi birokrasi di negeri ini. Saya menganggap Skenario I itu menggambarkan kondisi zaman Orde baru, sementara Skenario II menggambarkan kondisi yang terjadi sekarang. Dengan Setandan pisang itu di asumsikan “memberantas korupsi”
Sempat saya berbahagia ketika beberapa kali bermunculan type MONYET E di skenario II, tapi seiring waktu satu per satu berjatuhan tidak bisa menuntaskan missinya. Yang pasti! tipe monyet A, B, C dan D tidak sulit di temukan dalam birokrasi negeri ini. makanya saya kasih judul “birokrasi Monyet”
Saya selalu berkeyakinan kalo negara ini tidak akan pernah bisa berkembang pesat bila tanpa reformasi birokrasi yang baik. Reformasi birokrasi tidak bisa menggunakan skenario 1 dan 2 diatas, kita perlu Skenario 3 yang semua diganti baru ( tentunya tidak dengan monyet yaaa :d hehhehehe)
“emang bisa?”
“pasti bisa” diumpamakan mendirikan pabrik sawit, dimulai rekrut orang ahli riset pertanahan, ahli perkebunan, ahli pembangunan pabrik, ahli pengolahan, dan ahli penjualan. Semua dilakukan bertahap dengan prinsip “orang tepat,posisi tepat dan waktu yang tepat).
Yang terpenting! semua mempunyai tujuan yang sama. dan sang pemimpin tahu dengan jelas mau dibawa kemana institusinya…jangan dibawa untuk kepentingan politik golongan atau menimbun kekayaan personal
- Posted in Personal |
- February 9, 2010 |

Mungkin saya harus berterima kasih untuk David Fincher karena film the Curious Case Benjamin Button. Otak saya lumayan bisa berimajinasi tentang makna perbedaan.
Ketika seorang teman bilang perbedaan itu indah.. saya pikir itu hanya berlaku dalam konteks “mengenang”, tidak untuk kondisi yang sedang berlangsung. Ada pergolakan yang sangat! dan tidak segampang mencicipi kadar gula di secangkir kopi. *sreepp minum kopi
Kembali ke kisah cinta Benjamin Button dengan Daisy.. Mereka ditemukan pada 2 masa yang berbeda dan 1 masa yang sama. Benjamin tua vs daisy muda, benjamin muda vs daisy tua dan Benjamin muda vs Daisy muda. Lihatlah masa yang paling berbahagia dimana? di MASA YANG SAMA .. di dua masa yang berbeda itu mereka hanya terasa berbahagia ketika mengenang..
Jadi “perbedaan” itu akan terasa berbahagia ketika tiba session “mengenang”. semalam saya mencoba menghitung mundur kehidupan, dan emang benar ! sesekali senyum2, tertawa kecil, terharu *maaf ini di dramatisir.
Setelah terbangun di pagi harinya, saya pandangin resolusi yang tertempel didinding. Dan tiba-tiba ! otak saya berpikir, semuanya ini terhambat karena saya menolak menerima sebuah “perbedaan”.
perbedaan..perbedaan…perbedaan…perbedaan..
Mari menghitung mundur lagi.. tik tik tik tik tik tik tik
- Posted in Motivasi |
- January 26, 2010 |

seorang muda yang setiap hari berlutut di dekat sebuah danau untuk mengagumi keindahannya sendiri. Ia begitu terpesona oleh dirinya hingga, suatu pagi, ia jatuh kedalam danau itu dan tenggelam. Di titik tempat jatuhnya itu, tumbuh sekuntum bunga, yang dinamakan narcissus.
Tapi bukan dengan itu pengarang mengakhiri ceritanya. Dia menyatakan bahwa ketika Narcissus mati, dewi-dewi hutan muncul dan mendapati danau tadi, yang semula berupa air segar, telah berubah menjadi danau airmata yang asin.
“Mengapa engkau menangis?” tanya dewi-dewi itu.
“Aku menangisi Narcissus,” jawab danau.
“Oh, tak heranlah jika kau menangisi Narcissus,” kata mereka, “sebab walau kami selalu mencari dia di hutan, hanya kau saja yang dapat mengagumi keindahannya dari dekat.”
“Tapi… indahkah Narcissus?” tanya danau.
“Siapa yang lebih mengetahuinya daripada engkau?” dewi-dewi bertanya heran.
“Di dekatmulah ia tiap hari berlutut mengagumi dirinya!”
Danau terdiam beberapa saat. Akhirnya, ia berkata:
“Aku menangisi Narcissus, tapi tak pernah kuperhatikan bahwa Narcissus itu indah. Aku menangis karena, setiap ia berlutut di dekat tepianku, aku bisa melihat, di kedalaman matanya, pantulan keindahanku sendiri.”
“Kisah yang sungguh memikat,” pikir sang alkemis.
Prolog buku “sang Alkemis” Paulo Coelho, ini dikirimkan seseorang ke email saya semalam. Ada 2 baris kalimat pembuka :
Dear jafis,
masih ingatkan dengan makna prolog ini!
Dahiku mulai berkerut… 5 tahun yang lalu aku pernah dengan panjang lebar menceritakan maknanya kepada sang kawan.
Sampai subuh tadi, otak dan tangganku pun tak kunjung bisa menulis makna-maknanya dalam deretan kata yang kurangkai sendiri.
Siang ini akupun masih sulit .. sampai aku menyerah dan jadilah postingan seperti ini, ternyata menjelaskan sesuatu yang merupakan bagian dari kehidupan itu sulit.
- Posted in Idea & Pemikiran |
- January 18, 2010 |

Susah sekali menjawab pertanyaan “kenapa anda belum menikah?” untuk lelaki yang secara ekonomi, umur dan hitungan diatas kerta siap untuk menikah. Karena lelaki itu berada dalam posisi membuat pilihan dan memilih. Sampai detik ini saya bersyukur diciptakan menjadi seorang lelaki
… karena ketika pertanyaan ini ditujukan kepada perempuan dengan kondisi yang sama! Survey membuktikan lebih banyak dahi perempuan yang berkerut, ketimbang lelaki.. hahahahahah
Kata yang menjadi momok menakutkan untuk penanggulangan kasus diatas adalah “pilih”, di kasih imbuhan apapun ! tetap ajah nancep di hati
. emm seperti ini : memilih, dipilih, pilihan, terpilih, pilihkan.. erghhh banyak boy !
Mungkin karena itulah yahh.. iklan A Mild versi “Go A head People With Shadows” dibuat. Karena sebagian besar marketnya banyak mengalami hal diatas. Duh..! kalo “go a head” untuk memilih pasangan hidup, kurasa nggak segampang yang dikira.
Apapun alasan seseorang tentang sulitnya menentukan pilihan pasangan hidup. Dipengaruhi oleh 3 hal : trauma kisah hidup di masa lalu, proses kehidupan yg keliru di masa sekarang. Dan ketidaktahuan akan keinginan di masa yang akan datang.
Panjang banget kalo mo dijelasin.. jalan pintasnya! Film Ghosts Of Girlfriends Past menawarkan 3 hantu untuk menyadarkan seorang lelaki ( mead connor) untuk bisa “memilih” menikah. Di kisahkan lelaki ini adalah playboy yang tidak mau menikah, dan banyak meniduri perempuan.. sruupp
3 hantu (masa lalu, sekarang, akan datang) menjelaskan bahwa: masa lalunya yg sakit hati penyebab menjadi playboy. Dia tidak tahu pada saat sekarang banyak perempuan yang bersedih karena tingkah lakunya dan di masa yang akan datang hanya adiknya yg menangisi kematiannya ( konsepnya hampir sama ama film Christmas carol terbaru walt Disney)
Film ini mengajarkan “seandainya kita mengetahui kebenaran perasaan seseorang kepada kita, maka tidak sulit bagi kita untuk memilihnya atau menjadi orang baik”. Masalahnya kita tidak tahu kalo ternyata sahabat yg sering bantuin kita menyimpan rasa cinta, beberapa orang yg kita temui secara tidak sengaja ternyata ingin mengenal kita, atau malah kita tidak sadar bahwa ada seseorang yang sedang menunggu..
Rasa egois, ketidakpedulian, dan keangkuhan mendorong kita menjadi makhluk yang tidak bisa membaca kesempatan yang diberikan Tuhan. Bila Tuhan telah memberikan aturan seseorang wajib untuk menikah.. kupikir setiap waktu dia selalu berikan kesempatan itu, ini hanya permasalahan seberapa besar kita bisa membuka hati untuk selalu berpikir positif, menghargai, perduli, tersenyum dan berkomunikasi dengan orang lain.
Seseorang tidak akan pernah datang memberikan kesempurnaan akan harapan, sebelum kita sendiri membuka ruang tersebut.
Kita akan diberikan kesempatan kedua, bila kita selalu berpikir positif. Kita akan menerima perlakuan yang terbaik, bila kita selalu menghargai. Kita akan menerima keajaiban, bila kita perduli. Kita akan menerima kebahagian, bila kita memberikan senyuman dan Kita akan mendengar kata “cinta“, bila kita membuka ruang untuk komunikasi.
- Posted in Personal |
- January 7, 2010 |

Saya mengerti bahwa hidup ini adalah sebuah proses pembelajaran, dimana kita dituntut untuk mengerti tentang nikmat dan kekuasaaan Tuhan. Semua yang terjadi harusnya menuntun kita untuk semakin mengerti akan makna kehidupan.
mencoba memperhatikan apa yang saya ketahui dalam hidup ini, semua mengalami proses yang mengubah bentuk dan fungsinya dari waktu ke waktu. Ini bukan soal tidak ada komitmen, konsisten atau tujuan. Tapi ini tentang semangat untuk pencarian.. menemukan apa yang nanti akan ditetapkan Tuhan dan bagaimana cara menikmati hari-hari selama masih bernafas kehidupan.
010110 ….
saya menyadari titik balik pencapaian proses itu, ini lah garis tengah idealnya perjalan hidupku. Dengan harapan saya diberikan Tuhan umur yang minimal sama dengan yang telah saya lalui ke belakang.
Saya tidak mau menulis massa beberapa tahun ke belakang… ada sedikit insomnia di otak saya atau memang terlalu berat untuk diungkapkan. emmm… terkadang saya berpikir nggak pantas juga ditulis, karena saya mendapatkan gambaran sosok yang bodoh, penakut, angkuh dsb
010120
Harapan saya 10 tahun itu berbahagia dengan seorang pendamping hidup yang bersama melahirkan tunas – tunas kebahagian. Yang setiap paginya kami terbangun bersama mengukir asa dengan penuh senyuman.
010130
Saya ingin berlama-lama duduk di sebuah kursi dengan beberapa lembar bacaan ditangan, secangkir teh dan seseorang yang selalu tersenyum disamping saya. Sesekali kami menatap keluar jendela menunggu pak pos atau dering telpon untuk mendapatkan berita-berita bahagia dari anak-anak yang telah kami kirim ke antero dunia.
010140
Saya mulai memasuki dunia yang penuh kenangan, bercerita kepada cucu-cucu akan perjalanan hidup. memperlihatkan foto dan membacakan isi blog. Pada masa ini aku ingin melihat seseorang yang mirip sekali dengan tingkah laku masa kecilku, tapi kali ini dia tidak akan kutinggalkan dengan cepat.. sebelum puasnya mengajak dia berjalan di taman, toko buku dan makan malam.
Saya tidak tahu apa yang akan Allah swt berikan ending kehidupan saya, yang jelas pada saat ini aku hanya bisa berharap dan selalu berbisik dalam hati..
“Terima kasih wahai Sang Maha Perkasa, atas nikmat umur dan kesempatan yang Engkau berikan.. Mohon perpanjanglah umur hambamu ini, aku ingin melihat bulir-bulir kebahagian itu bersemai. Amin”
- Posted in Idea & Pemikiran, Motivasi |
- November 16, 2009 |

Suatu malam di sebuah Bar yang pemiliknya terkenal Preman ramai oleh pengunjung yang sedang minum-minum. Seorang pemuda mengajak sang pemilik untuk taruhan.
Sang pemuda akan memberikan $ 300 kepada pemilik kafe bila dia tidak sanggup memasukan air kencing ke dalam gelas yang jaraknya 2 meter dari tempat duduknya. Spontan ! sang pemilik tertawa dan menyanggupinya.
Kemudian Pemuda itu buka celana dan kencing dehh.. hasilnya! tidak satupun air kencing yang bisa masuk ke dalam cangkir. Malah membasahi meja, kursi, sofa dan lain-lain. Dia Kalah ! dan sang pemilik tertawa dengan uang $300 ditangannya.
Sebelum keluar Bar, sang pemuda mendekati sekelompok pemuda yang sedang main bilyard dan menerima uang $600. Ternyata dia menang taruhan karena sanggup kencing diatas sofa, meja , dan kursi Bar . huhahahhaha
Sementara sang pemuda tertawa dengan kepandaiannya senilai $300, sang pemilik Bar menertawai kebodohannya yg dihargai $300.
Menurut jafis kesuksesan mewujudkan sebuah tujuan itu bukan terletak pada hasil akhir, tapi terletak seberapa cerdasnya seseorang memilih strategi untuk mencapainya. Strategi itu seperti virus, yang bisa berkembang biak dan terus menghasilkan hasil akhir yang berbeda nilainya dari waktu ke waktu.
Faktor Kematangan Strategi seseorang dipengaruhi oleh 2 hal, yaitu knowledge dan experience. Keduanya saling terkait dan menimbulkan hukum sebab akibat.
Knowledge akan menuntun experience yang cerdas, sementara experience akan menemukan knowledge yang baru.
- Posted in Idea & Pemikiran, manajemen |
- November 12, 2009 |

BRR adalah Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi yang dibentuk Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 16 April 2005. Badan ini bertugas mengkoordinasi proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilaksanakan oleh berbagai pihak, termasuk para donor/LSM pendukung, dengan mengelola dana perbaikan dari APBN sebesar Rp. 21 Triliun. Selain itu! juga mengkoordinasi dana bantuan dari lembaga-lembaga donor, baik dalam maupun luar negeri yang mencapai US$ 3,8 miliar.
BRR Aceh Darussalam – Nias telah memenangkan Government Technology Award – penghargaan untuk teknologi di bidang tata kelola pemerintah melalui aplikasi yang dikembangkannya bernama RANDatabase. Award ini diterima dalam acara FutureGov ke – IV di Hotel Grand Hyatt, Bali pertengahan oktober tahun lalu yang diselenggarakan oleh Alphabet Media ( Lembaga informasi sektor publik internasional ).
Keberhasilan BRR aceh tidak terlepas dari pemanfaatan new wave marketing, dimana mereka menyajikan informasi online yang transfaran dan akuntabel untuk para pemangku kepentingan dan publik.
Aplikasi RANDatabase ditampilkan supaya bisa di akses publik dengan website http://rand.brr.go.id, sehingga para donatur tidak perlu
khawatir dana yang disumbangkannya akan dikorupsi. RANDatabase menyediakan informasi Funding Source (negara/organisasi yang menjadi sumber dana), Funding Agency (organisasi penghimpun dana), Implementation Partner (pelaksana kegiatanseperti LSM, swasta, bada PBB atau organisasi lainnya), Key Performance Indicator (output yang akan dihasilkan setiap proyek seperti target rumah, jalan dan puskesmas).
Seluruh data proyek yang di-input oleh donatur atau lembaga pelaksananya dapat dilihat oleh pengguna RANDatabase. Semua organisasi yang telah mendaftarkan proyeknya di RANDatabase mempunyai username dan password untuk mengupdate sendiri proyeknya.
pemanfaatan New Wave Marketing berdampak pada kepercayaan yang sangat tinggi bagi BRR. Semua pihak yang berkepentingan bisa memonitoring dimana saja tanpa keterikatan waktu. Semoga BRR ini tidak untuk propinsi yang habis terkena musibah saja, secara banyak banget proyek pemerintah yang terbengkalai di desa-desa seperti pembangunan perumahan PUSKESMAS, Sekolah dan lain-lain yang perlu dioptimalkan penggunaannya.
Referensi : Majalah SWA
- Posted in Idea & Pemikiran |
- November 9, 2009 |

“Connection is a powerfull force that creates positive bond between people based on both rational and emotional factors” – Michael Lee Stallard penulis Connection Culture
Perkataan Michael diatas membuat saya berpikir bahwa “ jangan pernah anggap enteng kekuatan yang muncul dari “human Connection?”
Hal ini telah terjadi di Indonesia, lebih dari 1000 facebookers pendukung KPK yang berdemo di bundaran HI kemarin telah memberikan isyarat bahwa kekuatan itu betul nyata adanya. Walau tidak mencapai satu juta orang, tapi itu hanya dipengaruhi oleh faktor geografis facebookers yang tersebar di pulau-pulau.
Connection dengan orang lain di dunia maya menciptakan adanya kedekatan antar individu baik secara rasional maupun emosional. Ada yang mendapatkan dampak positif dan negatif, tergantung cara individu tersebut menggunakannya. Yang pasti ! be carefull!
Kemajuan teknologi internet telah membuat “internet being to human, and human being to emotional”. Bak layaknya seorang manusia, internet telah menjadi provokator manusia menjadi makhluk yang sangat emosional. Nggak percaya ! lihat saja komentar pada halaman facebookers pendukung KPK, evan brimob di benci rakyat dan beberapa portal berita tanah air.
Apabila kita tidak bisa mengkontrol emosi dan berpikir secara jernih dalam menyikapi trend di internet, maka siap-siap mewabah penyakit: tidak adanya kepercayaan (distrusting), tak adanya hormat menghormati (disrespectful), dan tidak ada kepuasaan (dissatisfied).
Jangan sampai kita mengalami hal-hal diatas! karena kita manusia, bukan mesin. Kita punya Hati Nurani, harapan & mimpi, kita butuh dihargai dan di apresiasi orang lain, kitapun punya keinginan memiliki dan dimiliki.
Semuanya kembali kepada diri kita sendiri.. Orang akan memperlakukan kita, sebagaimana penilaian mereka terhadap sikap kita. Sikapilah semuanya dengan bijak, santun dan mencerahkan.
- Posted in Marketing |
- November 6, 2009 |

Nike Inc. adalah salah satu perusahaan peralatan olahraga terbesar di dunia, dengan segmen sepatu menjadi produk andalannya. Resmi berdiri pada tahun 1978, mengambil nama sepatu rancangan William Bowerman yang diluncurkan pada tahun 1971. Waktu itu perusahaan ini masih memakai nama Blue Ribbon Sport yang didirikan oleh Philip H. Knight tahun 1962
Ada 3 jurus sukses yang diterapkan CEO Nike Inc. semenjak di pimpin oleh Parker, seorang CEO lulusan Pennsylvania State University yang telah berhasil menjadikan Nike.inc sebagai perusahaan raksasa.
1. Inovasi yang sejati – Genuine
Nike selalu menciptakan
inovasi yang unik setiap produk yang mereka keluarkan, seperti bola tour accuracy golf Tiger Woods, sepatu yang mempunyai CHIP hingga pelari bisa sambil mendengarkan lagu, dll. Mereka selalu menciptakan sesuatu inovasi terbaru, hingga meningkatkan value dari produk itu sendiri.
2. Endoser
Nike Inc. sangat jeli dalam memilih endoser yang bisa mencerminkan produknya, lihat saja Tiger Woods – Golf, Michael Jordan – Basket, TimNas Brasil- sepakbola. Hal ini sesuai yang di katakan oleh Knight di majalah forbess februari lalu : ” Nike didn’t need a brand guy, it needed a sports guy”
3. Community Marketing
Nike Inc piawai dalam merangkul para pelanggan untuk bergabung dalam sebuah komunitas. Salah satunya dengan membuat event yang mempertemukan para pegolf amatir dengan endoser nike Golf
Dengan merangkul komunitas Nike bisa menciptakan basis konsumen yang loyal, sampai-sampai mereka bisa menciptakan image seseorang bisa di bilang “sporty” dengan hanya memakai merk Nike, walau bukan seorang atlet.
« Previous Page